23 Amalan Untuk Melancarkan Rezeki menurut Al-Quran dan Hadist - masandri
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

23 Amalan Untuk Melancarkan Rezeki menurut Al-Quran dan Hadist

Selamat datang di blog masandri.org. sama seperti hal nya jodoh dan kematian, rezeki setiap manusia sudah ditentukan sejak lahir sebagai karunia pemberian dari Allah SWT terhadap setiap mahluknya namun berapa banyak takaran rezeki yang diberikan tidak ada satupun mahluk yang mengetahui pastinya, adakalanya saat seseorang sudah bekerja keras dalam berikhtiar rezeki yang di inginkan masih belum bisa didapatkan karena suatu hal.

Meskipun sejatinya rezeki sudah ada yang mengatur, untuk mengambilnya diperlukan usaha dan kerja keras salah satunya melakukan berbagai amal kebaikan agar dimudahkan segala urusannya dalam mencari rezeki, seseorang yang ditakdirkan rezekinya banyak maka usaha apapun yang dilakukannya akan cepat berhasil tapi kalau dia malas tidak mau bekerja bagaimana cara dia mengambil rezekinya? Seseorang yang rezekinya sempit/ susah sehingga kesulitan dalam mendapatkan rezeki bagaimana cara membuka pintu rezekinya agar melimpah?

Rezeki tidak terbatas pada rezeki lahir dan batin, kemudahan dalam menerima setiap ilmu pelajaran dan dijauhkan dari segala mara bahaya juga memjadi bagian dari manfaat rezeki itu sendiri.

Manusia yang paling baik adalah mereka yang memberikan manfaat untuk orang lain. Subhanallah, ternyata rahasianya disitu. Dengan berbagi dan memberi manfaat untuk orang lain, kehidupan kita dijamin tidak akan kekurangan. Ibadah tentu sangat luas maknanya, seluas samudera kehidupan kita. Berikut ini ada amalan yang memperbanyak peluang pembuka pintu rezeki dari Allah SWT.

1. Rajin Membaca Istighfar

Istighfar dimaksudkan untuk memohon ampun atas segala dosa-dosa dan kelalaian yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan Allah SWT secara tegas menjelaskan dalam AlQuran bahwa : " maka aku katakan kepada mereka:'mohonlah ampun kepada Rob mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, membanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya ) untukmu sungai-sungai." (Qs.Nuh:10-12).

Rasulullah Bersabda :
Barang siapa memperbanyak istighfar maka Allah akan menghapuskan segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka. (Hr.Ahmad & Abu Daud)

 2. Bershalawat

Shalawat adalah kalimat pujian-pujian kepada Nabi yang dilantunkan dengan nada-nada indah. Biasanya shalawat dilakukan saat waktu luang menunggu waktu sholat atau mengaji. Membaca shalawat sendiri memiliki banyak manfaat, mulai dari terpenuhinya seluruh kebutuhan, menghilangkan kesulitan dan kesusahan, terhindar dari fakir atau kemiskinan, dilancarkan rezekinya, diangkat derajatnya di mata Allah SWT dan masih banyak manfaat positif lainnya. Oleh karena itu amalan dengan melantunkan shalawat ini akan membuat rezeki kita menjadi lebih lancar.

Barang siapa bershalawat kepadaku (Muhammad) sekali saja niscaya Allah SWT akan membalasnya dengan shalawat sepuluh kali lipat (HR. AL Hakim)

 3. Mendirikan Shalat

Shalat adalah tiang agama yang mana dari sholat ini tak hanya sebagai bentuk penyembahan manusia terhadap Allah subhana hu wata ta'ala tapi juga sebagai cara untuk mendekatkan diri, memasrahkan diri dan memohon rezeki kepada Allah Swt.

Dalam hadits dikatakan bahwa :

Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembahku maka aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kekafiranmu. Jika tidak melakukannya maka aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan aku tidak menutup kefakiranmu. (Riwayat Ahmad, Tirmidzi, ibnu majah dan Al-hakim dari abu Hurairah ra).


4. Menikah 

Menikah merupakan ibadah wajib yang sebaiknya dilakukan oleh seluruh umat manusia yang sudah cukup usia dan mampu untuk membina rumah tangga. Setiap manusia sudah memilki jodohnya masing-masing yang telah dipersiapkan oleh Allah untuk mendampingi selama hidup di dunia dan mungkin di akhirat nanti.

Dengan melakukan pernikahan maka seorang manusia telah menyempurnakan sebagian agamanya menjadi lebih baik. Maka dari itu Allah juga akan membuka pintu rezeki baru bagi pasangan suami istri yang telah mengesahkan hubungannya serta memperlancar jalannya rejeki tersebut. Terlebih jika setelah menikah pasangan tersebut dikaruniai seorang anak maka Allah juga akan kembali membuka pintu rejeki yang baru dan memperlancar pintu rejeki tersebut. Oleh karena itu tidak perlu takut untuk menikah, karena selama diniatkan untuk keridhaan Allah maka Allah telah menjamin akan rejeki yang berlimpah.

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda, "ada tiga orang yang mendapatkan pertolongan Allah: 
1. Orang yang berjihad di jalan Allah
2. Orang yang menikah demi menjaga kesucian dirinya
3. Budak mukatab yang ingin membebaskan dirinya ." (HR. An-Nasa'i, Tirmidzi, Ibnu Majah).

5. Bersedekah

Infaq dan shadaqah adalah kewajiban dalam islam karena sebagian harta yang kita punya merupakan hak orang lain yang membutuhkan. Allah pun menjamin kemakmuran umat manusia yang mau menyisihkan hartanya untuk fakir yang membutuhkan.

Allah SWT berfirman :

"Katakanlah : sesungguhnya Robb ku melapangkan rezeki bagi siapa yang di kehendakinya di antara hamba-hamba Nya dan menyempitkan (siapa yang dikehendakinya), dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan dialah pemberi rezeki yang sebaik baiknya." (QS. Saba:39)

6. Menjaga wudhu 

Salah satu syarat untuk manusia menghadap Allah dengan cara shalat atau mengaji adalah dengan menjaga wudhu karena dengan memiliki wudhu akan menjaga hati dan diri kita untuk tetap berjalan di jalan yang benar dan senantiasa mengingat Allah.

Rasulullah SAW bersabda, "Senantiasalah berada dalam kondisi bersih (dari hadas) niscaya Allah SWT akan memurahkan Rezeki." (Diriwayatkan dari Sayidina khalid al-walid)

7. Membaca asmaul husna

Asmaul husna adalah nama- nama Allah yang berjumlah 99 nama. Seluruh nama-nama tersebut mengandung semua kebutuhan maupun solusi atas permasalahan-permasalahan yang dihadapi manusia. Mulai dari persoalan kesehatan, sosial, ekonomi dan lain sebagainya. Dengan menghafal dan rajin melantunkan asmaul husna ini Allah SWT akan mengharamkan neraka dan senantiasa memberikan rezeki bagi umat manusia.


8. Berdoa meminta kepada Allah

Usaha duniawi bisa dilakukan dengan berbagai cara untuk mendapatkan kelancaran rezeki namun doa tetap harus dipanjatkan sebagai salah satu cara untuk merayu Allah SWT untuk menurunkan rezeki yang berlimpah.

9. Membaca surat Al Waqiah

Al waqiah adalah surat yang sangat berkhasiat untuk memperlancar rejeki seseorang. Nabi bersabda, "barang siapa membaca surat Waqiah setiap hari, maka ia tidak akan mengalami kefakiran selamanya"

10. Menghormati orang tua

Ridha Allah SWT ada pada keridhaan orang Tua, kebencian Allah ada pada kebencian orang tua. Allah SWT memerintahkan untuk berbakti pada orang tua, sebagaimana disebutkan dalam AlQuran.

"Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaku dan dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-kulah kembalimu (Q.S Lukman :14).

Maka dari itu, meminta restu orang tua disetiap langkah dalam berusaha adalah kewajiban dan insya allah orang tua senantiasa mendoakan yang terbaik untuk anaknya. Sungguh doa orang tua pada anak adalah doa yang mustajab. Insya Allah, rezeki mengalir lancar karena iringan doa ibu.

Rasulullah SAW bersabda

"Apabila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya, niscaya terputuslah rezeki dari padanya."(HR. Al hakim dan Ad Dailami).

11. Menyambung Silatuhrahmi

Memperbanyak teman dan menjalin hubungan baik dengan mereka merupakan salah satu cara kita untuk memperlancar datangnya rezeki.

Dari Anas Bin Malik Ra bahwa Rasulullah Saw bersabda "Barang siapa ingin dilapangkan baginya rezekinya dan dipanjangkan untuknya umurnya hendaknya ia melakukan silatuhrahim". (HR.Bukhari dan Muslim)

12. Sholat Tahajud

Tidak hanya menguatkan fisik, sholat tahajud juga membersihkan hati dan fikiran serta membuka rahmat bagi seseorang. Dengan demikian dapat semakin memperlancar rejeki. Dalam Al-Quran, Allah SWT juga berfirman.

"Dan pada sebagian malam hari, bersembahyang tahajudllah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji". (QS Al-Isa:79)


13. Shalat Dhuha

Shalat dhuha dapat membuka dan melancarkan rezeki. Sebagaimana dalil Daru Nu'aim bin Hammar Al-Ghathafaniy, beliau mendengar Rasulullah bersabda "Allah Ta'ala berfirman: wahai anak adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka'at shalat di awal siang (di waktu dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang." (HR.Ahmad, Abu daud, At Tirmidzi, Ad Darimi) 

Dari uqbah bin Amir Al-Juhani Ra Rasulullah mengatakan : "Sesungguhnya Allah berfirman :" wahai anak adam, laksanakan untuku 4 rakaat di awal siang, aku akan cukupi dirimu dengan shalat itu di akhir harumu." (HR. Ahmad).

14. Berhenti bermaksiat

Kemaksiatan menghalangi datangnya rezeki dari Allah SWT. Kemaksiatan pun menjadi tembok yang menghalangi permohonan ampun kita kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda :
" dan seorang lelaki akan diharamkan baginya rezeki karena dosa yang diperbuatnya" (HR.Tirmizi)

Bentuk -bentuk kemaksiatan tentunya sangat banyak, mulai dari kemaksiatan mata, maksiatnya lisan, maksiatnya hati, pikiran dan sebagainya.

15. Menolong Orang Lain

Berbuat baik kepada orang yang lain, termasuk juga mengembirakan dan membahagiakan orang tua, orang yang sakit, anak yatim dan fakir miskin juga termasuk istri dan anak-anak kecil bisa menarik datang rezeki tiada henti.

Rasulullah SAW Bersabda :

"Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki, melainkan karena orang-orang lemah di kalangan kamu. (HR. Bukhari).

Rasulullah SAW bersabda :

"Siapa yang menunaikan hajat saudaranya, maka Allah akan menunaikan hajatnya (HR. Muslim).

16. Mencari Rezeki Di Pagi Hari

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda.

"Ya Allah, berkahilah umatku di pagi-pagi mereka." Maka, doa Rasulullah ini pasti dikabulkan oleh Allah SWT.

Jika seorang pedagang yang mulai dagangannya di pagi hari, maka dia kaya raya. (HR. Abu Daud)

Di waktu pagi ini, kita temukan apa yang tidak ada di waktu lain, bahkan dalam kecerahan dan kesegaran udaranya.  Allah menjadikan waktu ini sebagai berkah dalam rezeki. Bahkan sebagian ulama salaf apabila melihat salah satu anaknya tidur di pagi hari, maka ia akan membentaknya dan berkata.

"Mengapa engkau tidur pada waktu di mana rezeki di bagi-bagikan?!".

17. Bertawakal

Makna tawakal menurut imam Al-Ghazali adalah, menggantungkan hati kepada Allah semat. Jadi, tawakal adalah urusan hati sedangkan jasad ini berikhtiar dalam mencari nafkah. Alllag SWT, berjanji bagi mereka yang bertawakal kepada-Nya bahwa dia akan mencukupkan kebutuhan hidup mereka di dunia.

Allah SWT berfirman, "dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya",(QS. Ath-Thalaq:3)

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda.

"Kalau seandainya kamu bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan kencukupkan (keperluan)nya." (QS.Ash-Thalaq:3)

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda,

"Kalau seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar benarnya, maka kamu akan dilimpahkan rezeki sebagaimana burung-burung yang diberi rezeki. Mereka terbang di pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang."(Hr. Ahmad)

18. Berhaji atau Umrah

Berbahagialah orang yang pernah naik haji dan umrah, karena dua ibadah tersebut merupakan salah satu pintu untuk mendatangkan rezeki. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa dua ibadah ini adalah satu cara pendatang rezeki.

"Lanjutkan haji dengan umrah, karena sesungguhnya keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa, sebagaimana api dapat menghilangkan kotoran besi, emas dan perak. Dan tidak ada pahala haji yang mabrur itu melainkan surga, "(HR.Tarmidzi, An-Nasa'i, ibnu Khuzaihmah dan Ibnu Hibban)

19. Bertaubat dan Memohon Ampun atas segala dosa

Perbuatan dosa adalah salah satu penyebab ditutupinya pintu rezeki, dengan kata lain Allah SWT tidak senang pada orang yang berbuat dosa, sehingga  Dia menyempitkan jalan rezekinya. Salah satu peebuatan dosa yang harus dihindari adalah maksiat. Perbuatan ini memiliki akibat yang luar biasa bagi pelakunya. Akibat perbuatan maksiat antara lain.

Maksiat sebab tidak terkabulnya doa.
Maksiat menghalangi ilmu.
Maksiat mengahalangi rezeki.
Maksiat mendatangkan bencana dan kesulitan.
Maksiat menghapus rasa malu.
Maksiat membuat hamba dilupakan Allah.
Maksiat melenyapkan nikmat.
Maksiat membuat kita berjarak dengan Allah.
Maksiat membuat jarak dengan orang-orang baik.

Memang begitu sulit untuk menghindari maksiat, karena ia sangat dekat dengan kita. Agar terhindar dari maksiat, bisa menerapkan langkah-langkah berikut ini.

Menambah ilmu, karena iman tidak akan benar jika tidak dibarengi ilmu. Mengerjakan amal salih. Bergaul dengan orang-orang saleh agar kita terbawa saleh. Hijrah, yaitu hijrah dalam pengertian luas, yaitu menjauhi larangan Allah. Bulatkan niat dan tekad untuk bertobat, menjauhi segala perbuatan maksiat dan dosa.

20. Bekerja 

Bekerja adalah salah satu amal utama untuk menjemput rezeki. Bekerja harus profesional dan sungguh-sungguh. Kunci untuk menjadi pekerja yang baik adalah kompeten dan dapat dipercaya. Kompeten berarti mampu & kuat dalam mengembang tugas -tugas. Dipercaya berarti amanah, jujur dan menunaikan janji dengan baik.

Rasulullah bersabda :

"Adapun berbuat amanah (dapat dipercaya /jujur) itu dapat mendatangkan rezeki, sedangkan berbuat khianat / curang dapat mendatangkan fakir / kemiskinan."(HR.Ad-Dailami)

Rasulullah bersabda, artinya :

"Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan".(HR.Ahmad)

21. Merantau / Hijrah

Jika rezeki kita sempit di suatu tempat, maka tidak ada salahnya kita berpindah tempat (hijrah/merantau). Merantau akan membuat seseorang lebih mandiri  dan lebih punya peluang untuk meraih kesuksesan.

"Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak."(QS.An-Nisa :100)

22. Berdoa dan Meminta

Jangan menyepelakan kekuatan do'a. Doa adalah senjata orang beriman. Doa adalah inti ibadah. Hanya kepada Allah saja kita berdoa dan meminta pertolongan. Allah pun senang dengan hamba-hambanya yang berdoa'a.

"Berdoalah kamu kepada-ku, niscaya kuperkenankan permintaan kamu itu"(Al-Mu'min:60)

"Dan apabila hamba-ku bertanya kepadamu (Hai Muhammad) tentang aku maka katakanlah kepada mereka bahwa Aku adalah dekat kepadanya & aku memperkenankan do'a orang yang berdo'a kepada-ku (Al -Baqarah :186)

Dan janganlah kamu berdoa (beribadah/menyembah) [kepada] apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah.( Yunus :106)

Berdo'a juga perlu memperhatikan tempat dan waktu yang mustajab. Salah satu waktu yang sangat utama adalah sepertiga akhir malam. Berikut ini adalah hadits terkait keutamaan sholat tahajud dan mustajabnya doa yang dipanjatkan pada waktu tersebut.

"Maka,jika kamu mampu berdiri (sholat sunnah) pada 1/3 malam akhir karena waktu 1/3 malam itu adalah waktu yang disaksikan, (Allah) langsung, dan do'a dalam 1/3 malam akhir itu. mustajab (dikabulkan)."(HR.Tirmidzi)

23. Bersyukur

Jangan pernah memprotes apa yang telah Allah karuniakan kepada kita karena hal itu tiada bermanfaat. Jangan pula membangga-banggakan diri bahwa semua rezeki dan pencapaian diri ini hanya karena kerja keras diri sendiri. Sesungguhnya kepada kita semua mahluq-nya. Kita harus berterima kasih dan bersyukur atas nikmat -nimat yang Allah berikan.

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatku), maka sesungguhnya azabku sangat pedih."(QS.Ibrahim :7)

"Dan sesungguhnya telah kami berikan hikmah kepada lukman, yaitu: Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha kaya lagi Maha Terpuji."(QS. Al-lukman:31)

Rezeki merupakan sesuatu yang dirahasiakan oleh Allah SWT dan kita sebagai manusia selalu mengupayakan setiap jalan untuk mendapatkannya. Namun yang sering dilupakan oleh muslim zaman sekarang adalah keimanan dan keyakinan bahwa Allah Swt telah menjamin rezeki dan nafkah setiap hambanya. Kesulitan untuk mendapatkan rezeki acap kali membutakan diri dan menyebabkan keputusasaan. Padahal ada banyak jalan untuk mempermudahnya yang sudah dijelaskan dalam Al Quran dan Al Hadist.

Demikianlah beberapa amalan yang tertulis di Al Quran sebagai pembuka pintu rezeki. Semoga kelak senantiasa dimudahkan dan istiqomah untuk mengamalkan beberapa hal tersebut. Sesungguhnya AlQuran dan sunah nabi adalah ajaran terbaik dan pedoman utama bagi setiap muslim yang menyadari. jika ada yang mau menambahkan silahkan berkomentar.
Sumber :https://www.helmykediri.com/2017/12/amalan-untuk-memperlancar-rezeki.html?m=1

masandri.org
masandri.org Blog Personal Mengulas seputar dunia blogger, AdSense, Game, Islami dan Jasa pembuatan website SEO Responsive

Posting Komentar untuk "23 Amalan Untuk Melancarkan Rezeki menurut Al-Quran dan Hadist "