Cara Daftar NPWP Secara Online dan Offline - masandri
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Daftar NPWP Secara Online dan Offline

Sebagai warga Indonesia, mungkin sobat sudah paham atau setidaknya sudah pernah mendengar tentang NPWP. Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban dalam urusan perpajakan.


NPWP wajib dimiliki warga Indonesia, baik itu perorangan maupun badan usaha. NPWP ini dijadikan sebagai sarana administrasi perpajakan atau acuan untuk membayar pajak, juga menjadi persyaratan sejumlah pelayanan umum, seperti pengajuan kredit, pembuatan paspor, dan sebagainya.

Pada artikel ini khusus akan dibahas tentang NPWP pribadi, yaitu NPWP untuk perorangan/ pribadi. Kartu NPWP pribadi bisa dikatakan sama seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang wajib dimiliki orang yang telah memenuhi persyaratan tertentu. Dalam hal ini, berarti memenuhi syarat sebagai wajib pajak.

Bagi Wajib Pajak yang tidak mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPWP, sudah ada sanksi yang menunggu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan.

Catatan: Apabila Sobat ingin membuat NPWP tapi masih dalam kondisi status belum bekerja atau sedang melamar pekerjaan, maka sobat tetap bisa melakukan pengajuan membuat NPWP secara online/offline. Sobat hanya perlu menjawab pertanyaan yang diajukan di formulirnya.

Secara umum, nanti akan ada pertanyaan : Apakah sobat saat ini : tidak bekerja atau bekerja atau wirausaha. Untuk menjawabnya, sobat tinggal memilih opsi jawaban yang sesuai dengan keadaan sobat terkini saat mengisi formulir NPWP online/ offline.

Jadi sobat tidak perlu ragu lagi dan bisa memproses NPWP walaupun status sobat masih belum bekerja / sedang mencari pekerjaan, justru hal ini akan bermanfaat positif sebab ketika sobat diterima bekerja, dan kantor mempersyaratkan sobat memiliki NPWP, sobat sudah memilikinya.

Bagi Anda yang belum punya NPWP Pribadi, berikut syarat dan cara membuat NPWP pribadi yang perlu diketahui.

Penghasilan Tidak kena Pajak (PTKP) Terbaru Tahun 2019

Seseorang dinyatakan sebagai Wajib Pajak (WP) ialah apabila telah mempunyai penghasilan dalam satu tahun yang melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Hal ini berlaku bagi setiap orang (pribadi) baik yang belum maupun yang sudah berkeluarga. Namun, bagi wanita kawin yang tidak melakukan perjanjian pisah harta dan pisah penghasilan dengan suaminya tidak wajib memiliki NPWP.

Adapun penghasilan yang tidak kena pajak (PTKP) terbaru tahun 2019, yakni masih mengacu pada PMK no101 /PMK.010/2016:
  • Rp.54.000.000,- untuk diri Wajib Pajak pribadi
  • Rp. 4.500.000,- tambahan untuk wajib pajak yang kawin
  • Rp.54.000.000, - untuk istri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami.
  • Rp.4.500.000,- tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling bayak 3 orang untuk setiap keluarga.
Ringkasannya, misalnya penghasilan /gaji/ pendapatan sobat sebulan ialah Rp.4.500.000,- maka berdasarkan aturan PTKP, sobat dibebaskan dari laporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPH) Orang pribadi atau SPT pajak dan tidak wajib memiliki NPWP. Namun, bila sobat ingin memiliki NPWP dengan penghasilan dibawah PTKP, maka sobat wajib lapor SPT pajak, dan apabila tidak ingin lapor, NPWP sobat bisa dinonaktifkan.

Bagi sobat yang telah berpenghasilan melebihi batas maksimal PTKP diatas maka sobat tercatat telah memenuhi syarat sebagai Wajib Pajak, wajib memiliki NPWP dan melaporkan pajak sobat.

Syarat Membuat NPWP Pribadi

Wajib Pajak (WP) Pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas

  • Fotokopi KTP (Warga negara Indonesia/WNI)
  • Fotokopi paspor, Kartu izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal tetap (KITAP) (Warga Negara Asing/ WNA)
Wajib Pajak (WP) Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas

  •  Fotokopi KTP (WNI)
  • Fotokopi paspor, KITAS atau KITAP (WNA)
  • Fotokopi dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari Pejabat pemetintah Daerah (Pemda) minimal setingkat Lurah atau kepala desa atau lembar tagihan listrik tagihan /bukti pembayaran listrik.
  • Surat Pernyataan di atas materai bahwa (WP) benar-benar menjalankan usaha atau pekerjaan bebas.
Wajib Pajak (WP) Pribadi wanita Kawin yang ingin hak dan kewajiban perpajakannya terpisah
  • Fotokopi KTP (WNI)
  • Fotokopi paspor dan KITAS/,KITAP (WNA)
  • Fotokopi kartu NPWP suami
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Fotokopi dokumen perpajakan luar negeri jika suami WNA
  • Fotokopi surat perjanjian pemisahan pengahasilan dan harta atau surat pernyataan menghendaki hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.

Cara Membuat NPWP Pribadi Secara Online

Cara untuk mendaftar dan membuat NPWP Pribadi itu mudah. Direktorat Jendral Pajak (Dirjen Pajak) telah memperkenalkan cara pendaftaran NPWP melalui internet atau juga dikenal sebagai e-Registration (E-REG DJP).

Langkah-langkah Selengkapnya untuk mendaftar dan membuat NPWP pribadi secara online adalah sebagai berikut :

Kunjungi situs Dirjen Pajak di alamat www.pajak.go.id atau klik ereg.pajak.go.id/login untuk langsung mengakses halaman pendaftaran NPWP online di situs Dirjen Pajak. Di laman Dirjen Pajak tetsebut, pilih menu sistem e-Registration.

Silahkan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan akun dengan mengklik "daftar". Isilah data pendaftaran pengguna dengan benar seperti nama, alamat email, pasword, dan lainnya.

Lakukan Aktivasi Akun 
Cara mengaktivasi akun Anda adalah dengan membuka kotak masuk (inbox) dari email yang sobat gunakan untuk mendaftar tadi, kemudian buka email yang masuk dari Dirjen Pajak. Ikuti petunjuk yang ada di dalam email tersebut untuk melakukan aktivasi.

Isi Formulir pendaftaran 
Setelah Proses aktivasi berhasil dilakukan, selanjutnya sobat harus login ke sistem e-Registration dengan memasukan email dan Pasword akun yang telah sobat buat. Atau sobat bisa mengklik tautan yang terdapat di dalam email aktivasi kedua dari Dirjen Pajak. Setelah Login, sobat akan dibawa kehalaman Registrasi Data WP untuk memulai proses pembuatan NPWP. Silahkan mengisi semua data dengan benar pada formulir yang tersedia. Ikuti semua tahapannya secara teliti. Bila data yang diisi benar, akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.

Kirim Formulir Pendaftaran
Setelah semua data pada formulir, Pendaftaran terisi lengkap, pilih tombol daftar untuk mengirim Formulir Registrasi Wajib Pajak secara elektronik ke kantor Pelayanan Pajak tempat wajib Pajak terdaftar.

Cetak (Print)
Selanjutnya, sobat harus mencetak dokumen seperti yang tampak pada layar komputer, yaitu :

Formulir Registrasi Wajib Pajak
Surat Keterangan Terdaftar Sementara

Menandatangani Formulir Registrasi Wajib Pajak dan melengkapi dokumen. Setelah Formulir Registrasi Wajib Pajak dicetak, silahkan ditandatangani, kemudian satukan dengan berkas kelengkapan yang telah sobat siapkan.

Kirimkan Formulir Registrasi Wajib Pajak ke KPP. Setelah berkas kelengkapannya siap, sobat harus mengirimkan Formulir Registrasi Wajib Pajak, Surat Keterangan Terdaftar Sementara yang sudah ditandatangani, beserta dokumen lainnya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat sobat sebagai Wajib Pajak terdaftar. Berkas tersebut dapat diserahkan langsung ke KPP atau melalui Pos tercatat. Pengiriman dokumen ini harus dilakukan paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik.

Jika sobat tidak ingin repot-repot menyerahkan atau mengirimpkan berkas secara langsung atau melalui Pos ke KPP, sobat dapat memindai (scan) dokumen sobat dan mengunggahnya dalam bentuk softfile melalui Aplkasi e-Registration tadi.

Cek status dan tunggu kiriman kartu NPWP. Setelah mengirimkan berkas dokumen, sobat dapat memeriksa status pendaftaran NPWP sobat melalui email atau di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration. Jika statusnya ditolak, sobat harus memperbaiki beberapa data yang kurang lengkap. Namun, jika statusnya disetujui, kartu. NPWP sobat akan segera dikirim ke alamat sobat melalaui POS tercatat.

Cara Pembuatan NPWP Pribadi Secara Offline

Pendaftaran NPWP secara offline atau secara langsung dapat dilakukan dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Persyaratan dokumen yang harus dibawa sama seperti pada pendaftaran online. Ada dua metode yang dapat sobat gunakan untuk pendaftaran offline, yaitu:

1. Mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Sobat dapat langsung datang ke KPP terdekat dari tempat sobat berdomisili dengan membawa berkas persyaratan yang dibutuhkan. Bagi sobat yang alamat domisilinya berbeda dengan yang tertera di KTP, sobat perlu mempersiapkan juga surat keterangan tempat tinggal dari kelurahan tempat sobat berdomisili.

Semua dokumen persyaratan difotokopi, kemudian sobat lengkapi dengan formulir pendaftaran Wajib Pajak yang sudah diisi dengan benar dan lengkap serta ditandatangani. Formulir ini akan sobat peroleh dari petugas pendaftaran di KPP.

Selanjutnya serahkan berkas tersebut ke petugas pendaftaran. Sobat akan mendapatkan tanda terima pendaftaran Wajib Pajak yang menunjukan bahwa sebagai Wajib Pajak telah melakukan pendaftaran untuk mendapatkan NPWP.

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat kartu NPWP tidak lama, hanya satu hari kerja, dan tidak dipungut biaya alias gratis. Kartu NPWP akan dikirim ke alamat sobat melalui Pos tercatat.

2. Melalui Jasa Pos atau Ekspedisi

Metode ini bisa sobat pilih jika lokasi KPP terlalu jauh dari tempat sobat. Sobar bisa mendatangi kantor pos atau jasa ekspedisi terdekat. Di sana sobat tinggal mengisi formulir pendaftaran sekaligus mengirimkannya dengan melampiri dokumen persyaratan yang telah sobat siapkan.

Miliki NPWP Pribadi 

Membuat NPWP Pribadi itu mudah dan cepat, bahkan bisa online. Dengan adanya berbagai pilihan kemudahan tersebut tidak ada alasan lagi bagi sobat untuk tidak memilikinya, terlebih bagi sobat yang telah memiliki penghasilan diatas PTKP.
Semoga Bermanfaat
Sumber artikel :https://www.cermati.com/artikel/amp/npwp-pribadi-ini-syarat-dan-cara-pembuatannya
masandri.org
masandri.org Blog Personal Mengulas seputar dunia blogger, AdSense, Game, Islami dan Jasa pembuatan website SEO Responsive

Posting Komentar untuk "Cara Daftar NPWP Secara Online dan Offline"

Berlangganan via Email